1. Respon Time :
Waktu akses basis data untuk data item yang ditunjukan oleh suatu tranksaksi.
2. Space Utility :
Jumlah ruang penyimpanan yang digunakan oleh File" Basis Data, dan Sturuktur jalur Akses.
3. Transaction Throughput :
Jenis Atribut :
1. Atribut Sederhana :
Atribut atomatik yang tidak dapat dipilih lagi. Contohnya adalah jenis kelamin dan jurusan.
2. Atribut Komposit :
Atribut yang masih dapat diuraikan lagi menjadi sub-sub atribut yang masing" memiliki makna. Sebagai contoh, pada Atribut nama dapat diuraikan menjadi nama depan, Nama tengah, Nama belakang. Contoh lainya adalah Atribut alamat (nama jalan,no rumah,kota).
3. Atribut bernilai tunggal :
Atribut yang hanya memiliki maksimal satu nilai di tiap datanya. Contohnya Nim, Nama, dan tanggal lahir.
4. Atribut bernilai banyak :
Atribut yang dapat diisi lebih dari satu nilai Misalnya hobby dan no HP.
5. Madatory Atribut :
Atribut yang harus berisi suatu data. Contohnya Nim, Nama mahasiswa, dan alamat.
6. Atribut bernilai null :
Atribut yang belum memiliki nilai. Dalam hal ini, null artinya kosong. Contohnya, pada atribut hobi mhs untuk entitas mahasiswa.
7. Atribut Turunan :
Atribut yang nilainya dapat diturunkan dari atribut ainnya. Contohnya atribut IPK dapat diperoleh dari hasil perhitungan nilai.
Derajad Kardinalitas- many to one :
Satu entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas B. Namun tidak berlaku sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan lebih dari satu entitas A.
Derajad Kardinalitas- Many to Many :
Satu entitas A dapat berhubungan lebih dari satu dengan entitas B dan sebaliknya.
Contoh : satu mahasiswa mempelajari banyak mata kuliah, dan sebaliknya satu mata kuliah juga dipelajari oleh banyak mahasiswa